Kamis, 08 Januari 2015

kepemimpinan

Sifat kepimpinan:
1. Kelebihan kemampuan dan kesanggupan 2. Ketegasan 3. Kepercayaan diri 4. Adanya inisiatif

Stategi kepemimpinan
Menurut Teori X:
- manusia itu pada dasarnya malas
- manusia itu pada dasarnya menolak tanggung jawab
- manusia itu pada dasarnya tidak mau bekerja sama
- manusia itu pada dasarnya melarikan diri dari kesulitan

Menurut Teori Y:
- dalam keadaan yang sesuai manusia ingin mencapai tanggung jawab
- manusia bekerja keras untuk kebanggaan dirinya
- manusia berusaha mencapai tujuan dengan harapan untuk maju
- manusia berusaha mendapat pengakuan dan penghargaan

☆ Koordinasi adalah pengarahan yang efektif terhadap tindakan-tindakan individu maupun kelompok untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan

☆ Komunikasi merupakan bagian yang integral dari kehidupan manusia baik secara individu maupun kelompok.

Proses komunikasi
1. Encoding yaitu manusia dapat berperan sebagai pengirim informasi dan dapat sebagai penerima informasi
2. Pemilihan media yaitu sesorang dapat memilih satu media atau lebih untuk mengirimkan informasi
3. Decoding yaitu suatu usaha untuk melakukan interprestasi terhadap bentuk informasi yang diterima
4. Feed Back (umpan balik) yaitu informasi yang diterima kembali

Komunikasi Vertikal : INTRUKSI dari Atasan kepada Bawahan dan LAPORAN dari Bawahan kepada Atasan

Komunikasi Harizontal : Man. Produksi <--->  Man. Pemasaran

☆ Proses pembentukan perilaku
Rancangan - Tanggapan - konsekuensi" -  Perilaku yang akan datang


kompensasi

☆ Keunikan SDM
1. Ia tidak dapat dibeli secara massal tetapi secara individual
2. Ia tidak dapat disimpan tetapi harus dibuat tersedia atas dasar jam-an atau harian
3. Ia tidak tahan lama akan tetapi harus digunakan sekarang
4. Perusahaan harus mencoba mendapatkan SDM melalui reputasi dan usahanya
5. Tiap individu mempunyai pilihan tidak melamar pekerjaan
6. Penyediaan SDM, kontribusinya dan ROI tergantung pada perhatian yang wajar dan tanggung jawab dari manajemen

Tugas utama dari manajer SDM :
a. Job analysis yaitu suatu titik untuk memulai penyelidikan seaorang personil
b. Job description yaitu deskripsi tertulis tentang apa yang harus dikerjakan oleh seseorang karyawann dalam lingkup pekerjaan
c. Job spesification yaitu persyaratan untuk mempekerjakan, -persyaratan fisik - pendidikan - pengalaman kerja - bakat - ciri" pribadi
d. Job evaluation yaitu membandingkan pekerjaan tertentu dengan pekerjaan lainnya untuk menjami  bahwa pekerjaan tsb dhargai secara adilj
e. Requiremen

☆ Kompensasi adalah balas jasa yang diterima oleh karyawan dari perusahaan
1. Direct compensation (langsung)
a. Gaji adalah balas jasa yang dibayar secara periodic kepada karyawan tetap serta mempunyai jaminan yang pasti
b. Upah adalah balas jasa yang dibayarkan kepada pekerja harian dengan berpedoman kepada perjanjian yang telah disepakati sebelumnya
c. Upah insentif adalah tambahan balas jasa yang diberikan kepada pekerja yang prestasinya diatas standar yang berlaku
d. Benefit dan services adalah kompensasi tambahan didasarkan kebijaksanaan perusahaan seperti THR

2. In direct compensation disebut dengan kesejahteraan karyawan seperti perumahan dan fasilitas kesehatan

Seorang yang mau bekerja keras (peterson dan plowman):
1. Keinginan untuk hidup merupakan keinginan utama dari setiap orang
2. Keinginan untuk memiliki sesuatu
3. Keinginan untuk mendapatkan kekuasaan
4. Keinginan akan pengakuan

Tujuan kompensasi

  • 1. Ikatan kerja sama yaitu terjalinnya kerja sama secara formal antara majikan dan bawahannya
  • 2. Kepuasan kerja yaitu memenuhi kebutuhan fisik, status sosial sehingga memperoleh kepuasan kerja dari jabatannya
  • 3. Pengadaan efektif yaitu jika program kompensasi lebih baik maka untuk pengadaan karyawan lebih mudah
  • 4. Motivasi yaitu jika kompensasi lebih besar maka manajer lebih mudah untuk memotivasik bawahannya
  • 5. Stabilitas karyawan yaitu dengan kompensasi lebih baik dan adil maka stabilitas karyawan lebih mudah
  • 6. Disiplin yaitu kompensasi yang cukup besar maka displin karyawan lebih baik
  • 7. Pengaruh labor union yaitu kompensasi yang baik pengaruh sarikat buruh akan dapat dihindari dan karyawan akan lebih konsentrasi kepada pekerjaannya
  • 8. Pengaruh pemerintah yaitu program kompensasi sesuai dengan ketentuan pemerintah yang berlaku seperti UMR
☆ Memimpin
menurut G.R Terry, Actuacting merupaka usaha menggerakan anggota kelompok sedemikian rupa sehingga mereka berkeinginan dan berusaha untuk mencapai sasaran perusahaan dan sasaran anggota organisasi


organisasi

■ Proses pengorganisasian
1. Pembagian tugas yaitu menentukan pekerjaan secara rasional dan logis
2. Pengelompokan tugas yaitu untuk melaksanakan tugas organisasi
3. Pendribusian wewenang yaitu hak memerintah untuk melakukan atau tidak melakukan pekerjaan
4. Koordinasi yaitu kegiatan oran-orang dan unit-unit menjadi satu kesatuan

Design organisasi yaitu suatu proses mencari bentuk perpaduan yang cocok antara unsur-unsur dasar organisasi dan strateginya yang diharapkan akan menghasilkan suatu keberhasilan.

Unsur-unsur dasar rancangan organisasi :
- Struktur (bentuk) yaitu rangkaian resmi dari bagian organisasi.
- Task (tugas) yaitu semua kegiatan yang harus dilakukan organisasi dalam rangka melaksanakan strategi mencapai tujuan
- Peoples (karyawan) yaitu meliputi pegawa yang ada sekarang maupun pegawai yang akan datang
- Decision and reward system (keputusan dan balas jasa) yaitu dimana dan bagaimana suatu keputusan dibuat dalam organisasi dan bagaimana pula system balas jasanya
- Culture dan informal organization (budaya dan organisasi informal) yaitu pentng untuk dipertimbangkan krn dapat mempengaruhi tingkah laku dan kinerjanya

Faktor-faktor yang mempengaruhi design organisasi :
- Environment (lingkungan) yaitu kebijakan pemerintah, sistem sosial, sistem ekonomi yang berlaku
- Tekhnologi yaitu sifat produksi yang dilaksanakan, misal produksiTMMI massal atai produksi pesanan

Lima alternatif design organisasi :
- struktur fungsional - struktur line and staff - struktur devisi - strategy bisnis unit - matrik

Tipe organisasi dilihat dari kegiatannya
a. Organisasi formal : - terstruktur dengan baik - ridgid - terdifinisi dengan baik - tanan lama
b. Organisasi informal : - tidak teratur dengan baik - lentur - tidak terdifinisi dengan baik - spontanitas

Tipe organisasi keterlibatannya:
a. Organsasi primer : - complette -  emtional (ikatan naluri) - involvement
b. Organisasi sekunder : - intelectual - rational - contractual

Tipe organisasi tujuan utamanya :
a. Organisasi pemberian jasa : membantu orang lain tanpa pembayaran,  - public school board - park - TMI di jakarta
b. Economic organization : menyediakan barang dan jasa dengan pembayaran, - perusahaan industri - badan usaha
c. Religious organization : menyediakan kebutuhan spiritual kepada anggotanya, - masjid - gereja
d. Government organization : resmi yang dibentuk pemerintah, - pemda
e. Social organization : melayani kebutuhan social dari orang-orang untuk berhubungan dengan orang lain

Rentang kendali : mengatasi keterbatasan kemampuan seorang manajer
Faktor-faktornya: - jenis dan pekerjaan yang akan dilaksanakan - pelatihan dan keterampilan karyawan - kemampuan dari seorang manajer - efektifitas dari komunikasi


Manajemen 1

》Perbedaan leader dan manajer :
1. Leader melakukan inovasi sedangkan manajer mengelola
2. Leader menginspirasi sementara manajer bergantung pada kontrol
3. Leader bertanya what dan why sedangkan manajer bertanya how

》7 area or continuum pemikiran Robert Tannenbaum
segitiga A : Pemakaian wewenang oleh pemimpin
segitga B : Daerah kebebasan untuk bawahan
penjelasan :
1. Memutuskan dan mengumumkan
2. Menawakan keputusan
3. Melontarkan gagasan ide dan meminta respon dari bawahan
4. Menyampaikan keputusan yang masih dapat dirubah
5. Mengemukakan masalah dan menerima usulan serta menetapkan keputusan
6. Menentukan batas kewenangan, kelompok untuk memutuskan sendiri
7. Memperkenankan bawahan untuk berfungsi dalam batas-batas yang telah ditetapkan pemimpin.

》Kepimimpinan menurut H.koontz
Leadership adalah kesanggupan seseorang untuk mempengaruhi orang lain melalui komunikasi dengan orang tersebut, demi tercapai tujuan yang telah ditetapkan

》Motivasi
Motivasi merupakan proses psikologis yang menyebabkan terjadinya dan terarahnya perilau manusia.

Proses motivasi : Adanya suatu kebutuhan, Timbul suatu dorongan,  Prilaku yang dirancang untuk memenuhi, dan pemenuhan kebutuhan.

Faktor-faktor motivasi : kebutuhan, kepuasan, harapan dan tujuan

Teori motivasi berdasarkan hierarki. Abraham Maslow menurut nya motivasi adalah kebutuhan manusia secara berjenjang mulai dari jenjang terendah yang bersifat fisik sampai yang bernilai tinggi tingkat psikologisnya. 1. Keb. Faali 2. Keb. Rasa aman 3. Keb. Sosial 4. Keb. Penghargaan 5. Keb. Aktualisasi diri

Teori motivasi menurut Hezberg menetapkan dua kelompok faktor yaitu Motivators memiki kekuatan  untuk memuaskan pegawai dan membangkitkan motivasi untuk bekerja lebih keras dan Hygen Factors akan bisa menimbulkan kepuasan apabila tersedia atau dirasakan cukup oleh para pegawai

》Perencanaan / Planning adalah memutuskan apa yang dikerjakan, menetapkan tujuan-tujuam perusahaan, menenukan strategi dan memilih alternatif tindakan. Pengendalian /controlling adalah sebagai suatu prosedur untuk mengukur hasil pelaksanaan dibandingkan dengan perencanaan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

》Misi adalah penyataan umum dan abadi tentang maksud keberadaan organisasi tsb. Visi adalah pandangan perusahaan yang jauh didepan sehingga mampu untuk bertahan bila mungkin untuk selama-lamanya mendapatakan keuntungan yang optimal dan semakin mampu berkembang sesuai dengan misi yang ada.

》MBO merupakan suatu esensi system untuk mengikutsertakan seluruh karyawan secara gotong royong, kekeluargaan dan musyawarah dalam rangka mencapai tujuan bersama sehigga memberikan kepuasan pada angggota organisasi, pelanggan yang akhirnya meningkatkan prduktivitas perusahaan.

Unsur-unsur membuat MBO efektif :
1. Acceptance and use by managers yaitu menerima dan menempatkan manajer yang ahli padabidangya.
2. Clear formulation of objektives yaitu perumusan tujuan yang jelas, tujuan organisasi adalah benar-benar logis dan mudah dipahami
3. Availability of feedback yaitu membuat umpan balik yang efektif
4. Continuning support of program yaitu dukungan yang kontinyu, misal pedekatan yang bersifat tradisional dan otokratik
5. Encauragement of participation yaitu mendorong partisipasi

Selasa, 23 September 2014

PENGANTAR MANAJEMEN 1



Pengantar Menejemen

 Materi Kuliah: Pengantar Manajemen BEM 209.3

Pembelajaran Selama Tingkat 1 Semester 1:
KONSEP MANAJEMEN
Manajemen adalah kegiatan yang mengatur ,mengorganisir serta mengontrol sumber daya yang ada agar efektif dan efisiensi demi mencapai tujuan. Dimanapun ada dan dibutuhkan manajemen. Manajemen ada karena untuk mengatur dan menghormati sumber daya agar tertib. Salah satu seorang manajemen itu adalah Adam Smith.
Manajemen meliputi:
Motivating, Planning, Organizing, Commanding, Actuating, Controlling.

ELEMEN DASAR MANAJEMEN
1. Elemen Sifat diantaranya:
a.Seni (art)
b.Ilmu (knowledge)

2. Elemen Fungsi diantaranya:

a.Motivating
b.Planning
c.Organizing
d.Commanding
e.Actuating
f.Controlling

3. Elemen Sasaran diantaranya:

a.Sumber Daya Manusia
b.Sumber Daya Lainnya

4. Elemen Tujuan diantaranya:

Sasaran,Maksud,Misi,Batas Waktu,Standar,Target,Jatah.
ASAS-ASAS MANAJEMEN
A.    Karakteristik Pribadi dan Keterampilan
Peran Manajer adalah berwenang untuk memformat status yang diberikan oleh organisasi atau perusahaan diantaranya::
a. Peran Interpersonal (tokoh,pemimpin,penghubung)
b. Peran Internasional (pemonitor,penyebar,jurubicara)
c. Peran Decisional (wirausaha,peredam,perunding)
Peran manajer perlu adanya pendidikan yang baik,pengalaman yang bagus dan harus benar-benar ahli dalam bidangnya.
B. Manajer Keahlian
Perlunya keahlian dibidangnya dengan sebagai berikut:
a.Technical adalah keahlian yang diperlukan untuk menyelesaikan atau memahami jenis kerja tertentu yang dilaksanakan dalam suatu organisasi
b. Interpersonal adalah kemampuan untuk memahami, memotivasi dan berkomunikasi dengan individu maupun kelompok.
c. Conceptual adalah kemampuan untuk memahami dan memandang organisasi bias berjalan bersama melalui keputusan yang berbasis kepada kepentingan keseluruhan organisasi sebagai satu kesatuan.
d. Diagnonic adalah keahlian untuk memvisualisasikan jawaban yang paling sesuai untuk situasi.
Catt:
Hubungan diplomat adalah dasar penting untuk suatu perhubungan antar organisasi atau perusahaan.
Evolusi Pemikiran Manajemen
Perspektif Manajemen Klasik
a.      Kelompok manajemen ilmiah/saintifik
b.      Kelompok Manajemen Administrasi
Perspektif Manajemen Perilaku
a.      Study Howtorne
b.      Teori Relasi Manusia
c.       Teori Perilaku Kontemporer
Perspektif Manajemen Kuantitatif
a.      Kelompok Manajemen Sains
b.      Kelompok Manajemen Operasi
-Efektif adalah usaha yang diharuskan mudah dan baik.
-Efisien adalah hemat biaya / waktu.
-Maximal adalah batas kemampuan.
-Optimal adalah berusaha selalu untuk mencapai terus jadi lebih baik dari sebelumnya.

LINGKUNGAN INTERNAL ORGANISASI
Lingkungan adalah wilayah atau tempat yang mencangkup kehidupan.
Internal adalah hal sesuatu yang bersifat dalam.
Organisasi adalah sekumpul orang yang terdiri dari dua orang atau lebih yang dalam kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu.
Lingkungan Internal Organisasi diantaranya:
a.      Pemilik
b.      Tim manajemen
c.       Para anggota atau pekerja
d.      Fisik
Lingkungan Iksternal Organisasi diantaranya:
a.      Hukum
b.      Ekonomi
c.       Politik
d.      Budaya
e.      Demografi
f.        Teknologi Informasi
Langkah-Langkah Menyusun Rencana atau Kegiatan
Adapun langkah-langkah atau tahap- tahap menyusun rencana yang efektif yaitu meliputi tahap:
a.      Menetapkan misi dan tujuan
b.      Mendiagnosis hambatan dan peluang pada lingkungan
c.       Menilai kekuatan dan kelemahan internal dalam organisasi
d.      Mengembangkan tindakan alternative atau rencana strategi
e.      Mengembangkan rencana operasional.
TIPE-TIPE RENCANA
Megginson,Moesley dan pietrie (1983-123)mengemukakan 5 dasar pengklafikasian rencana  yaitu diantaranya:
1.      Functional area; personil,produksi,pemasaran,dan keuangan
2.      Organizational level; mencangkup seluruh organisasi atu submit dari organisasi
3.      Characteristic of the plans; seperti factor-faktor kelengkapan ,kompleksitas,formalitas,dan biaya.
4.      Time ; meliputi jangka pendek,menengah,atau panjang
5.      Activities; operasi,periklanan,seleksi pegawai,penelitian,dan pengembangan.


Dasar Manajemen
Chapter 2
•    Outline
•    Definisi Manajemen
•    Manajemen, antara ilmu dan seni
•    Konsep Manajemen
•    Definisi Manajemen [1]
Definisi Konvensional
    Pencapaian tujuan-tujuan organisasional dengan jalan yang efektif dan efisien, melalui:
•    Perencanaan
•    Pengelolaan
•    Leading
•    Kontrol
    dan beberapa otoritas tambahan:
•    Staffing
Definisi Manajemen
“The art of getting things done through people” [M. P. Follett]
“The Manager’s job can be broadly defined as deciding what should be done and getting other people to do it.”  [Rosemary Stewart]
“[Management] involves people looking beyond themselves and exercising formal authority over the activities and performance of other people.” [Mullins]
Management,Science? OR  Art?!
•    Antara ILMU dan SENI
ILMU, karena..
•    Penyelesaian masalah dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan rasional, logika, objektif dan cara yang sistematis
•    Membutuhkan pengetahuan dan keahlian teknis, diagnostik, dan kemampuan pengambilan keputusan untuk menyelesaikan masalah
•    SENI, karena..
•    Keputusan dibuat dan masalah terpecahkan dengan mempergunakan gabungan intuisi, pengalaman, insting dan pandangan pribadi
•    Membutuhkan kemampuan konseptual, komunikasi, interpersonal dan manajemen waktu untuk menyelesaikan tugas-tugas manajerial
•    Konsep Kunci Manajemen
Œ Empat fungsi utama Manajemen
    • Planning
    • Organizing
    • Leading
    • Controlling
    Seringkali ditambah fungsi lain:
• Staffing
� Pencapaian tujuan-tujuan organisasional dengan jalan yang efektif dan efisien
•    Planning & Organizing
•    Planning
•    Menentukan tujuan organisasi dan memilih serangkaian aksi dari beberapa alternatif yang ada untuk mencapai tujuan tersebut
•    Menentukan apa yang harus dilakukan, bagaimana, kapan dan siapa yang melakukan
•    Organizing
•    Menentukan bagaimana aktivitas dan sumber daya dikelompokkan
•    Menentukan komposisi tim kerja dan aktivitas koordinasi
•    Leading, Controlling, Staffing
•    Leading
•    Serangkaian proses yang digunakan untuk membuat semua personel organisasi bekerja sama untuk meningkatkan keuntungan
•    Memotivasi dan berkomunikasi dengan SDM organisasi untuk memastikan bahwa tujuan organisasi tercapai
•    Controlling
•    Memonitor kemajuan organisasi dalam mencapai tujuan
•    Proses membandingkan hasil dan harapan, dan melakukan perubahan-perubahan yang tepat
•    Staffing
•    Rekruitasi, seleksi, pemberian tugas, pelatihan, pengembangan, evaluasi dan pemberian kompensasi kepada staff
Efektif & Efisien
Efektif
•    Tingkat pencapaian tujuan
•    Membuat keputusan yang tepat dan sukses dalam mengimplementasikannya
•    Melakukan hal yang tepat, dengan tepat, di waktu yang tepat
Efisien
•    Menggunakan sumber daya minimal untuk menghasilkan output dengan volume yang diharapkan
•    Menggunakan sumber daya secara bijak dan hemat
•    Mengoperasikan dengan sesuai sehingga tidak ada sumber daya yang terbuang
MANAJEMEN dan MANAJER
LITERATUR :
1.     Manajemen (Jilid 1 dan Jilid 2)
    Harold Koontz/Cyril O’Donnel/Heinz W.
2.     Manajemen
    Richard L. Daft
3.    Manajemen
    James A.F. Stoner/Charles Wankel
4.    Manajemen
    T. Hani Handoko
5.    Prinsip Dasar Manajemen
    Indriyo Gitosudarmo
•    MANAJEMEN DAN MANAJER
MANAJER à setiap orang yang mempunyai tanggung jawab atas bawahan dan sumberdaya-sumberdaya organisasi lainnya
Manajer diklasifikasikan menjadi 2, yaitu :
1.    Menurut tingkatannya :
    * Tinggi (Top Manager)
    * Menengah (Middle Manager)
    * Bawah (Lower Manager)
2.    Menurut tanggungjawab dalam organisasi :
    * Manajer Umum (General Manager)
    * Manajer Fungsional (Functional Manager)
•    Jenis Manajer Berdasarkan Tingkatannya
1.    Top Managers
–    Sekelompok kecil eksekutif yang mengelola keseluruhan organisasi, mereka menciptakan tujuan organisasi, strategi pencapaian dan kebijakan operasional (CEO, Pres Dir, Wk)
2.    Middle Managers
–    Kelompok manajer yang paling banyak dlm organisasi, bartanggung jawab untuk mengimplementasikan kebijakan dan rencana yang dikembangkan oleh manajer puncak serta untuk mengevaluasi, supervisi  dan mengkoordinasikan pekerjaan manajer bawahannya.
3.    First-Line Managers
–    Mengawasi/supervisi dan mengkordinasikan aktifitas karyawan
•    Jenis Manajer Berdasarkan Bidang Tugas
1.    Marketing Managers
    Bekerja pada bidang yang berhubungan dengan fungsi pemasaran (pengembangan produk baru, promosi, distribusi, jaringan klien, konsumen)
2.    Financial Managers
    Terutama berhubungan dengan pengelolaan sumber daya keuangan (acounting, manajemen kas, investasi)
3.    Operations Managers
    Berurusan dengan penciptaan dan pengelolaan sistem yang menciptakan produk / jasa perusahaan (pengendalian produksi, pengendalian persediaan, pengendalian kualitas, lay out pabrik dan pemilihan lokasi)
4.    Human Resource Managers
    Bertanggung jawab untuk menerima dan mengembangkan karyawan ( human resource planning, recruiting and selecting employees, training and development, designing compensation and benefit systems, formulating performance appraisal systems, and discharging low-performing employees.)
5.    Administrative Managers
    Lebih bersifat umum, akrab dengan semua bidang manajemen dari pada berspesialis pada satu bidang
6.    Other Kinds of Managers
    Sesuai dengan bidang usaha/tujuan organisasi
( Public relations managers etc).
•    Jenis Manajer berdasarkan Tingkatan & Bidang tugas
•    Peran Manajerial (H Mintzberg)
•    Interpersonal Roles
–    Figurehead, leader, and liaison roles involve dealing with other people.
•    Informational Roles
–    Monitor and spokesperson roles involve the processing of information.
•    Decisional Roles                    
–    Entrepreneur, disturbance handler, resource allocator, and negotiator are managerial roles primarily related to making decisions.
•    Managerial Skills
1.    Technical
–    Keahlian yang diperlukan untuk menyelesaikan atau memahami jenis kerja tertentu yang dilakasanakan dalam suatu organisasi
2.    Interpersonal
–    Kemampuan untuk memahami, memotivasi dan berkomunikasi dengan individu maupun kelompok
3.    Conceptual
–    Kemampuan untuk memahami dan memandang organisasi sebagai satu kesatuan. Bagaimana semua bagian dlm  organisasi bisa berjalan bersama melalui keputusan yang berbasis pada kepentingan keseluruhan organisasi
4.    Diagnostic
–    Keahlian untuk memvisualisasikan jawaban yang paling sesuai untuk situasi tertentu
•    Managerial Skills (cont’d)
5.    Communication
–    Kemampuan manajer utk mengirimkan ide dan informasi secara efektif kpd orang lain  dan menerima ide dan informasi dari orang lain
6.    Decision-Making
–    Kemampuan manajer untuk mengenali dan mendefinisikan masalah dengan benar dan kemudian menentukan satu tindakan yang tepat untuk memecahkan masalah tsb.
7.    Time-Management
–    Keahlian  manajer utk memprioritaskan pekerjaan , mengendalikan waktu bekerja secara efisien , mendelegasikan pekerjaan secara tepat
•    Managerial Skills (R Katz)
.
•    Pekerjaan Manajerial
•    How CEOs spend a typical day.
APA YANG DILAKUKAN MANAJER
1.    Manajer bekerja dengan dan melalui orang lain
2.    Manajer memadukan dan menyeimbangkan tujuan-tujuan yang saling bertentangan dan menetapkan prioritas-prioritas
3.    Manajer bertanggungjawab dan mempertanggungjawabkan
4.    Manajer harus berpikir secara analistis dan konseptual
•    Menjadi seorang Manajer dan Sumber keahlian  Management
Lingkungan Manajemen

    Pengertian Manajer
Manajer adalah orang yang melakukan kegiatan manajemen. Lebih lengkap lagi manajer adalah individu yang bertanggung jawab secara langsung untuk memastikan kegiatan dalam sebuah organisasi dijalankan bersama para anggota dari organisasi (Ernie&Kurniawan,2005)
    Organisasi dan Lingkungan
    Organisasi berada dalam sebuah lingkungan
    Lingkungan dapat menjadi faktor pendukung maupun penghambat organisasi
    Kegiatan organisasi akan merubah lingkungan, dan juga sebaliknya, lingkungan akan mendorong perubahan pada organisasi.
    Lingkungan Organisasi
    Lingkungan Internal Organisasi
Pemilik adalah mereka yang secara historis maupun hukum dinyatakan sebagai pemilik akibat adanya penyertaan modal, ide ataupun berdasarkan ketentuan lainnya dinyatakan sebagai pemilik organisasi.
Tim Manajemen
    adalah orang-orang yang menurut para pemilik organisasi atau perusahaan dinyatakan atau ditunjuk sebagai pengelola organisasi untuk suatu periode tertentu.
Para Anggota atau Pekerja
    adalah sumber daya manusia dari organisasi atau perusahaan yang bergelut dalam aktivitas operasional perusahaan dan menjalankan tugas-tugas keseharian organisasi berdasarkan apa yang telah ditetapkan oleh tim manajemen.
Lingkungan Fisik Organisasi
    adalah sumber daya selain manusia yang dimiliki perusahaan dan menjadi faktor pendukung berjalannya sebuah aktifitas organisasi atau perusahaan
    Lingkungan Eksternal Organisasi
    Pelanggan adalah mereka yang secara langsung memanfaatkan, menggunakan, dan mengajukan permintaan atas barang atau jasa yang ditawarkan oleh organisasi.
    Pesaing
    organisasi bisnis lain yang menjalankan bisnis yang sama dengan organisasi yang kita jalankan. Karena bisnis yang dijalankan sama, maka pesaing merupakan tantangan (sekaligus ancaman) yang dihadapi organisasi dalam meraih pelanggan
    Pemasok
    adalah pihak yang terkait langsung dalam kegiatan bisnis dari sebuah organisasi, khususnya organisasi bisnis yang melakukan kegiatan produksi barang jadi dari berbagai jenis bahan baku .
    Lingkungan Eksternal Organisasi (lanjutan)
    Regulator
    adalah pihak-pihak yang berkepentingan dalam menciptakan keadaan dan kegiatan bisnis yang fair dan aman bagi semua pihak yang ingin menjalankan bisnis
    Partner Strategis
    adalah perusahaan lain yang menjalankan bisnis berbeda dengan perusahaan kita, akan tetapi dapat secara bersama-sama menjadi mitra kita dalam menjalankan bisnis yang saling menguntungkan kedua belah pihak
    Pemerintah
    adalah pihak yang atas legitimasi politik tertentu di suatu negara, diangkat dan bertugas untuk mewujudkan masyarakat ke arah yang lebih baik dalam pembangunan di segala bidang
    Lingkungan Internasional
dan Kegiatan Bisnis
    Peluang
    Penetrasi Pasar , Akses terhadap Bahan Baku, Akses terhadap lembaga keuangan, dll
    Tantangan/Ancaman
     Pesaing Internasional, Regulasi yang berbeda, Mata Uang yang berbeda, Kondisi sosial dan politik yang berbeda,dll
    Kendala
    aktifitas dibatasi oleh peraturan pemerintah, norma dan budaya
   
.
    Berbagai bentuk Bisnis Internasional
    Pasar Produk (product market) melalui Ekspor dan Impor barang atau jasa
    Lisensi (licensing)
    Partner Strategis (strategic partner)
    Investasi Langsung (direct investment) melalui diantaranya berupa pendirian anak cabang perusahaan di berbagai negara (subsidiaries)
    Berbagai faktor yang terkait
dengan Bisnis Internasional
    Kontrol Perdagangan Internasional
    Tariff dan Quota
    Komunitas Ekonomi Internasional
    Uni Eropa, WTO, AFTA,NAFTA, dll
    Perbedaan budaya antar negara
    Cross Cultural Management, Simbol dan Bahasa, dll
    Budaya Organisasi
Budaya Organisasi merupakan Nilai-nilai dan norma yang dianut dan dijalankan oleh sebuah organisasi terkait dengan lingkungan di mana organisasi tersebut menjalankan kegiatannya
    Budaya organisasi merupakan “apa yang dirasakan, apa yang diyakini, dan apa yang dijalani” oleh sebuah organisasi.
    Faktor penentu Budaya Organisasi
Pengalaman Organisasi (Organizational Experiences) merupakan faktor penentu utama terciptanya sebuah Budaya Organisasi tertentu.
   
    Pengalaman Organisasi dapat berupa keberhasilan maupun kegagalan yang dialami organisasi dalam menjalani kegiatannya dari waktu ke waktu.
    Prinsip, Norma, Keyakinan, juga dapat menjadi faktor penentu terbentuknya sebuah Budaya Organisasi.
    Prinsip, Norma, dan keyakinan tertentu nilai-nilainya diadopsi sehingga menentukan sebuah budaya organisasi.

Perencanaan
Keseluruhan proses pemikiran dan penentuan secara matang dari hal-hal yang dikerjakan di masa yang akan datang, dalam rangka pencapaian tujuan.
Fungsi perencanaan:
Yakni memilih arah yang paling tepat untuk mencapai hasil yang optimal
Mengapa Perencanaan harus dibuat:
•    Setiap kita hendak mencapai tujuan dengan baik, berhasil dan berdaya
  guna, maka fungsi perencanaan menjadi penting
•    Tahapan kegiatan yang akan kita lakukan perlu ditetapkan atau  
  direncanakan
•    Untuk menetapkan disiplin
•    Untuk melindungi kita dari hambatan
•    Memberi arah dasar untuk selalu menilai diri
Organisasian ( Organizing )
Organisasi
Dari bahasa Yunani organon dan istilah Latin organum yang berarti alat, bagian, anggota, atau badan.
Ciri organisasi
1.    Adanya Orang / Kelompok
2.    Kerjasama
3.    Tujuan yang ingin dicapai
Organisasi formal dan informal
Suatu sistem kerjasama yang dilakukan dua orang atau lebih dan dikoordinasi dengan sadar untuk mencapai tujuan
Bentuk organisasi
1.    Organisasi garis
2.    Organisasi fungsional
3.    Organisasi garis dan staf
4.    Organisasi fungsional dan staf
5.    Organisasi garis
6.    Adalah bentuk organisasi yang paling sederhana. Penciptanya adalah Henry Fayol dari Perancis.
Cirinya organisasi masih kecil, jumlah anggota sedikit dan saling kenal, serta spesialisasi kerja belum begitu tinggi
Organisasi fungsional ,.Diciptakan oleh F. W. Taylor dimana segelintir pimpinan tidak mempunyai bawahan yang jelas sebab setiap atasan berwenang memberi komando kepada setiap bawahan, sepanjang ada hubungannya dengan fungsi atasan tersebut.
Dalam fungsi pengorganisasian, manajer mengalokasikan keseluruhan sumber daya organisasi sesuai dengan rencana yang telah dibuat berdasarkan suatu kerangka kerja organisasi tertentu.
Kerangka kerja tersebut dinamakan sebagai Desain Organisasi.
Bentuk Spesifik dari kerangka kerja organisasi dinamakan dengan Struktur Organisasi.
Stuktur Organisasi pada dasarnya merupakan desain organisasi dimana manajer melakukan alokasi sumber daya organisasi, terutama yang terkait dengan pembagian kerja dan sumber daya yang dimiliki organisasi, serta bagaimana keseluruhan kerja tersebut dapat dikordinasikan dan dikomunikasikan
PENGORGANISASIAN (ORGANIZING)
Pengorganisasian è proses penyusunan struktur organisasi yg sesuai dengan tujuan organisasi, sumberdaya-sumberdaya yg dimiliki dan lingkungan yg melingkupinya
     Aspek utama proses proses penyusunan struktur organisasi ada 2 (dua) yaitu:
        *     Departementalisasi àpengelompokkan  
                                                                  kerja
        *     Pembagian kerja à pemerincian tugas                               pekerjaan
Contoh dari Bagan Organisasi
Empat Pilar Pengorganisasian
(Four Building Blocks of Organizing)
-    Pilar Pertama : pembagian kerja (division of work)
-    Pilar Kedua : Pengelompokan Pekerjaan (Departmentalization)
-    Pilar Ketiga : penentuan relasi antar bagian dalam organisasi (hierarchy)
-    Pilar Keempat : penentuan mekanisme untuk mengintegrasikan aktifitas antar bagian dalam organisasi atau koordinasi (coordination)
Pilar Pertama :
Pembagian Kerja (division of work)
Pembagian Kerja adalah Upaya untuk menyederhanakan dari keseluruhan kegiatan dan pekerjaan (yang telah disusun dalam proses perencanaan)  --yang mungkin saja bersifat kompleks—menjadi lebih sederhana dan spesifik dimana setiap orang akan ditempatkan dan ditugaskan untuk setiap kegiatan yang sederhana dan spesifik tersebut
Kadangkala Pembagian Kerja dinamakan dengan Pembagian Tenaga Kerja, namun lebih sering digunakan Pembagian Kerja karena yang dibagi-bagi adalah pekerjaannya, bukan orangnya.
Contoh dari Pembagian Kerja misalnya Pembagian Kerja dalam Bisnis Restoran, pembagian kerja dapat berupa pembagian kerja untuk bagian dapur, pelayanan pelanggan di meja makan, kasir, dan lain sebagainya
Pilar  Kedua: Pengelompokan Pekerjaan
( Departmentalization)
Setelah pekerjaan dispesifikkan, maka kemudian pekerjaan-pekerjaan tersebut dikelompokkan berdasarkan kriteria tertentu yang sejenis
Pengelompokan Pekerjaan atau Departementalisasi pada dasarnya adalah Proses pengelompokkan dan penamaan bagian atau kelompok pekerjaan berdasarkan kriteria tertentu
Sebagai contoh, untuk bisnis restoran :  pencatatan menu, pemberitahuan menu kepada bagian dapur, hingga pengiriman makanan dari bagian dapur kepada pelanggan di meja makan dapat dikelompokkan menjadi satu departemen tertentu, katakanlah bagian Pelayan
Pilar Ketiga:
Penentuan  Relasi   antar   bagian   dalam Organisasi (Hierarchy)
Hierarcy adalah Proses penentuan relasi antar bagian dalam organisasi, baik secara vertikal maupun secara horisontal.
Terdapat 2 konsep penting dalam Hierarcy, yaitu :
    Span of management control atau span of control
    Chain of Command
Penentuan Hirarki dalam Bisnis Restoran
    Span of management control terkait dengan jumlah orang atau bagian di bawah suatu departemen yang akan bertanggung jawab kepada departemen atau bagian tertentu
    Chain of command juga menunjukkan garis perintah dalam sebuah organisasi dari hirarki yang paling tinggi misalnya hingga hirarki yang paling rendah. chain of command juga menjelaskan bagaimana batasan kewenangan dibuat dan siapa dan bagian mana akan melapor ke bagian mana.
Contoh : Chain of Command dari Bisnis Restoran
Jenis-jenis Hirarki
    Hirarki Vertikal (Tall Hierarchy)
    Hirarki Horisontal (Flat Hierarchy)
Pilar Keempat : Koordinasi (Coordination)
Koordinasi adalah proses mengintegrasikan seluruh aktifitas dari berbagai departemen atau bagian dalam organisasi agar tujuan organisasi dapat tercapai secara efektif
    the process of integrating the activities of separate departments in order to pursue organizational goals effectively
    (Stoner, Freeman & Gilbert, 1995)
Faktor-faktor yang memPengaruhi Struktur Organisasi
    Strategi Organisasi
    Skala Organisasi
    Teknologi
    Lingkungan
    Beberapa pendekatan dalam Departementalisasi
    Berdasarkan Fungsional
    Berdasarkan Produk
    Berdasarkan Pelanggan
    Berdasarkan Geografis
    Berdasarkan Matriks
    Departementalisasi berdasarkan Produk
    Departementalisasi berdasarkan Pelanggan
    Departementalisasi berdasarkan Geografis
    Departementalisasi berdasarkan Matriks
Pengarahan`
    Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi   kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
    Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan  Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan.